Literasi Edukasi

Mengaji, Mengkaji dan Diuji


 

    Mengaji merupakan tarbiyah untuk menumbuhkembangan akidah seseorang dalam memahai agama Islam. Mengaji bukan hanya sekedar bisa membaca Al-Qur'an namun juga mengerti akan tafsir, asbabun nuzul, balagah dan sastra bahasa Al-Qur'an itu sendiri. Memilih guru yang mumpuni dalam hal tersebut sangatlah penting, karena guru yang benar-benar faham hal tersebut bukan hanya mengajar namun juga membimbing kita untuk mengkaji, memahami dan menghayati pokok-pokok ajaran Allah dan Rasul-Nya. 

    Mengkaji ilmu yang telah kita pelajari dari guru termasuk proses tarbiyah. Mengkaji ilmu bisa dengan memperhatikan makhluk-makhluk yang Allah ciptakan baik itu manusia, hewan, tumbuhan dan lainnya. Dan apabila ada kekeliruan dalam kajian kita maka hendaklah bertanya  kepada guru yang mengajarkan kita, jika tidak menemukan jawabannya ikhtiarlah kepada sumber yang lain. Dari hasil mengkaji tersebutlah maka seorang hamba sudah siap untuk diuji. 

    Allah Swt. menguji hamba-Nya sesuai dengan kadar kemampuannya. Allah tidak pernah salah dalam memberikan ujian terhadap hamba-hamba-Nya, ujian diberikan untuk meningkatkan derajat orang tersebut di hadapan Allah Swt. Ibarat sebuah pohon semakin tinggi pohon tersebut maka akan semakin kencang angin yang menghantamnya. Namun untuk bisa melalui ujian tersebut alangkah baiknya kita kuatkan akar atau pondasi diri supaya ujian yang kita hadapi memberi faedah untuk diri kita.

    Tatkala ujian itu datang maka tidak ada rasa terbebani, tidak akan menyalahkan siapapun dan terus berusaha untuk bersabar serta tawakal karena ujian tersebut sudah dikaji dan dipelajari pada saat kita mengaji. Derajat yang akan kita raih tergantung keridhaan dari Allah Swt, kita wajib berdoa dan berikhtiar. Semoga kita semua selalu diberi kesabaran dan lebih bertawakal kepada Allah Swt. atas ujian yang sedang kita jalani. Wallahu A'lam Bishoab.

Related Post

Previous
Next Post »