Itu merupakan
kata-kata yang sudah tidak asing lagi bagi kita. Karena sholat merupakan
kewajiban bagi setiap umat Islam. Setiap makhluk haruslah mendekatkan dirinya
kepada Sang Khaliq, dan salah satu cara mendekatkan diri bagi umat Islam adalah
dengan sholat. Allah mencipatakan semua makhluk hanya untuk beribadah
kepada-Nya dan tata cara beribadah pun sudah di atur oleh Allah Swt.
وَٱسْتَعِينُوا۟ بِٱلصَّبْرِ وَٱلصَّلَوٰةِ ۚ وَإِنَّهَا لَكَبِيرَةٌ
إِلَّا عَلَى ٱلْخَٰشِعِينَ
Artinya: "Jadikanlah sabar dan
sholat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat,
kecuali bagi orang-orang yang khusyu'," (QS. Al Baqarah: 45).
Sabar dan sholat merupakan amalan yang sungguh berat, jika kita
memahami secara detail dari keutamaan baik itu syarat, rukun, sunah sholat maka
kekhusyuan dalam sholat akan tercapai. Dan hal ini yang menjadikan penolong
bagi kita di dunia dan di akhirat. Orang yang khusyu dalam sholatnya adalah
orang yang faham betul akan essensi sholat tersebut, bukan yang hanya sekedar menggugurkan
kewajiban saja ketika melaksanakn sholat, tapi faham betul apa yang terjadi
jika sholat kita tidak diterima oleh Allah.
Orang yang shalatnya tidak mencegah dirinya dari perbuatan keji
dan munkar. Hal tersebut membuatnya jauh dari Allah Swt (Syekh Nawawi
Al-Bantani Nashoihul Ibad hal 70). Lalu bagaimana caranya shalat kita bisa
diterima dan bisa menjauhkan kita dari perbuatan keji dan munkar? Apakah sholat
yang kita lakukan selama ini belum memberi manfaat (penolong) untuk diri kita? Untuk
menghindari hal tersebut maka haruslah kita mempelajari tuntunan shalat baik
itu syarat dan rukunnya. Rukun yang utama dalam shalat adalah rukun fi’li
(perbuatan), rukun qouli (perkataan) dan yang lebih utama adalah rukun qolbi
(hati), ketiga rukun ini harus menyatu dalam setiap gerakan, bacaan dan juga di
sanubari kita ketika menunaikan shalat.
Untuk lebih lanjut marilah sama-sama kita pelajari tatacara dan
ketentuan sholat, penting bagi kita untuk ikhtiar menjadikan sholat kita yang
berkwalitas di hadapan Allah Swt. Dan semoga kita termasuk orang yang dijauhi
dari perbuatan keji dan munkar. Hanya kepada Allah tempat kita kembali. Wallahu
A’lam Bishoaab.
Read More...